PEMANFAATAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DALAM CAMPURAN ADUKKAN MUTU BETON Fc 21,7 MPa TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

  • Muhammad Usamah Dosen Tenik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Joni Hermanto Dosen Tenik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Rudi Bawataa Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Keywords: Kuat Tekan beton, Pecahan Tempurung Kelapa

Abstract

Dalam konstruksi, beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Bentuk paling umum dari beton adalah beton cement portland, yang terdiri dari agregat mineral biasanya kerikil dan pasir, semen dan air. Penggunaan beton sebagai bahan bangunan teknik sipil telah lama dikenal di Indonesia. beton memiliki kuat tekan yang tinggi, mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan, perawatan yang murah, dan dapat memanfaatkan bahan-bahan lokal. Meskipun demikian, karena sifatnya yang getas dan praktis tidak mampu menahan gaya tarik bela yang baik, maka bahan tersebut memiliki keterbatasan dalam penggunaanya. Pada penelitian ini menggunakan bahan tambah substitusi agregat kasar serat dari pecahan tempurung kelapa dengan presentase 0%, 5 %, dan 10 %. Dengan metode penelitian kuat tekan beton mengunakan cetakan silinder ukuran 15 x 30 cm.

 Dari hasil penelitian yang penulis laksanakan mendapatkan hasil yang berfariasi antara beton normal, beton bahan tambah 5 % dan beton bahan tambah 10 % pada umur rencana perawatan 3, 7, 14, 21 ,28 hari terjadi peningkatan dan penurunan terhadap kuat tekan. Dari hasil pengujian kuat tekan beton normal di dapatkan rata-rata dari hasil pengujian yaitu, 21.94 MPa sesuai dengan mutu rencana K-250, Dari hasil pengujian kuat tekan beton bahan tambah 5 % di dapatkan rata-rata dari hasil pengujian pengujian yaitu, 12.47 MPa tidak sesuai dengan mutu rencana K-250, Dari hasil pengujian kuat tekan beton bahan tambah 10 % di dapatkan rata-rata dari hasil pengujian pengujian yaitu, 10.41 MPa tidak sesuai dengan mutu rencana K-250.

Dari hasil pngujian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa penambahan pecahan tempurung kelapa dengan variasi sebanyak 5 % dan 10 % ternyata dapat menurunkan nilai kuat tekan beton, maka Perlu dilakukan penelitian selanjutnya dengan bahan tambah tempurung kelapa lebih kecil dari 5 % dan 10 % atau lebih kecil dari ukuran pecahan tempurung kelapa 2 x 3 cm.

Downloads

Download data is not yet available.

References

SNI 03-2834-2000 : Nasional, B. S. (2000). Tentang Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. SNI, 3, 2834.
SNI 03 – 2847 – 2002 : Anggriyawan, Dan. K. (2017). Pengaruh Ukuran Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO).
Tjokrodimuljo, (2007) : Prayuda, H. Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Menggunakan Komparasi Agregat Gamalama, Agregat Merapi Dan Agregat Kali Progo. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 2(1), 1-10.
Tri Mulyono (2004) : Prastiya, D. D., & Fachrudin, N. M. (2006). Analisis Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton Mutu K500 Analysis Of The Influence Of Polypropylene Fiber Addition On Compresive And Tensile Strength For The K500 Concrete (Doctoral Dissertation, F. Teknik Undip).
SNI 03-2834-2000, Wardhana, H. (2020). Analisis Pengaruh Batu Sedimen Sebagai Pengganti Agregat Kasar pada Kuat Tekan Beton Normal (Doctoral dissertation, Universitas Internasional Batam).
SNI 03-2834-2000 Perkiraan Kebutuhan Air untuk setiap Meter Kubik Beton (liter) Wahyudi, Reyazandi Dwi. Pembuatan Aplikasi Perhitungan Mix Design Beton Pada Android. 2018.
SNI 2491:2014 Metode Uji Kekuatan Tarik Belah Spesimen Beton Silinder. Standard Test Method For Splitting Tensile Strength Of
Sni.litbang.pu.go.id
Published
2021-03-01
How to Cite
Usamah, M., Hermanto, J., & Bawataa, R. (2021). PEMANFAATAN PECAHAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DALAM CAMPURAN ADUKKAN MUTU BETON Fc 21,7 MPa TERHADAP KUAT TEKAN BETON. DINTEK, 14(1), 79-87. Retrieved from https://jurnal.ummu.ac.id/index.php/dintek/article/view/730