STUDY PEMANFAATAN CITRA GOOGLE EARTH DALAM PEMETAAN AREA PERTAMBANGAN BAHAN GALIANC (NON LOGAM) DI PULAU TERNATE

Meirama Putra², Julhija Rasai Program Study Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (Ummu) Ternate Email :julhija_rasai@yahoo.co.id

  • Julhija Rasai
Keywords: non logam, citra, google earth, area pertambangan

Abstract

ABSTRAK Bahan Galian non logam merupakan bahan baku yang menjadi penopang kebutuhan pembangunan gedung dan perumahan penduduk khususnya di Kota Ternate mengingat jumlah penduduk yang semakin hari semakin meningkat. Hal ini dikarenakan Pulau Ternate merupakan pusat kota perdagangan dan pusat pendidikan di Provinsi Maluku utara sehingga menyebabkan terjadinya urbanisasi, dimana penduduk desa berbondong – bondong pindah ke kota. Selain itu, lokasi yang mempunyai potensi akan bahan Galian tersebut tersebar di berbagai tempat oleh karena itu perlu adanya sebuah identifikasi tentang letak dan luas area Galian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimana letak serta luas lokasi aktifitas peambangan bahan galian non logam  yang ada di Pulau Ternate sedangkan metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan dari teknik pemetaan dengan data penginderaan jauh (Citra Google Earth)  dan metode survei dimana survei dilakukan dengan menggunakan alat berupa GPS 78 S untuk mendapatkan titik koordinat dari lokasi Galian di Pulau Ternate yang akan dikonversi menjadi data vektor (point). Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam pemetaan ini yaitu input data raster (citra), georeference citra, croping citra, input koordinat lapangan dan digatasi polygon area. Berdasakan hasil pemetaan yang dilakukan di Pulau Ternate terindikasiterdapat 6 lokasi Galian dengan 9 area bukaan tambang yang tersebar di berbagai tempatyaitu di Kelurahan Loto, Kelurahan Tobololo, Kelurahan Sulamadaha, Kelurahan Kalumata, Kelurahan Tarau dan Kelurahan Tubo.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Eniyati Sri. 2011. Perancangan system pendukung keputusan untuk penerimaan beasiswa dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK Volume 16.




19

Anonim. 2012. Peraturan daerah Kota Ternate no 2 tahun 2012 Tentang rencana Tata ruang wilayah Kota Ternate tahun 2012 – 2032. BAPPEDA Ternate Bos, E.S. 1977. Thematic cartography, Yogyakarta Faculty of Geography, Gadjah Mada University. Estes, J.E, Simonett, D.S. 1975. Fundamentals Of Image Interpretation, In Manual Of Remote Sensing. The american society of pothogrametru. Falls church. Virginia Hamilton, W.R. 1979.Tectonics Of The Indonesia Region. United states geological survey. Lillesand, Kiefer. 1997. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra. Dulbahri (Penerjemah). Gadjah Mada University Press, Yogyakarta Lindgren D.T. 1985. Land use planning and remote sensing. Martinus nijhoff publiser, doldrecht. PrasetyoArif. 2011. Modul dasar Arcgis 10, Fakultas kehutanan Institut pertanian Bogor. Tika Pabundu. 2005. Metode penelitian geografi. Jakarta: PT. Bumi Aksaras
Published
2018-03-01
How to Cite
Rasai, J. (2018). STUDY PEMANFAATAN CITRA GOOGLE EARTH DALAM PEMETAAN AREA PERTAMBANGAN BAHAN GALIANC (NON LOGAM) DI PULAU TERNATE. DINTEK, 11(1), 28 - 33. Retrieved from https://jurnal.ummu.ac.id/index.php/dintek/article/view/127