Dari Demokrasi Ke Oligarki Potret Partai Politik di Parlemen Era Reformasi

Main Article Content

Abdullah Ismail
Amrul Djana
Saiful Amir
Muhammad Haji Noh

Abstract

Di era reformasi telah terjadi perubahan politik dari rezim otoriter menuju pemerintahan demokrasi antara lain ditandai dengan berlangsungnya Pemilihan Umum (Pemilu). Tak ada demokrasi tanpa Pemilu. Tak ada Pemilu tanpa partai politik. Melalui Pemilu yang demokratis diharapkan dapat dihasilkan lembaga-lembaga demokrasi baru yang berisi para wakil rakyat yang pada akhirnya berpihak serta berjuang untuk kepentingan rakyat. Meskipun dalam kenyataannya, Pemilu yang berlangsung secara bebas dan demokratis tidak selalu menjamin lahirnya pemerintahan yang lebih bertanggung jawab kepada rakyatnya. Pada titik inilah, tulisan ini mencoba melihat bagaimana kecenderungan proses dari demokrasi ke oligarki di parlemen era reformasi sekarang ini. Dengan fokus bahasannya pada pengambilan kebijakan/keputusan dan konflik kepentingan, serta pengelolaan konflik sebagai watak demokrasi.

Article Details

Section

Artikel Penelitian

Author Biographies

Abdullah Ismail, Muhammadiyah University of North Maluku

Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia

Amrul Djana, Muhammadiyah University of North Maluku

Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia

Saiful Amir, Universitas Mugammadiyah Maluku Utara

Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia

Muhammad Haji Noh, Muhammadiyah University of North Maluku

Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia

Most read articles by the same author(s)