STUDY PENERAPAN K3 PADA OPERATOR ALAT BERAT ADT BELL 40D PADA TAMBANG BAWAH TANAH SITE KENCANA DI PT. NUSAHALMAHERA MINERALS KABUPATEN HALMAHERA UTARA

*Mahasiswa Prodi Teknik Pertambangan **Dosen Program Studi Teknik Pertambangan UMMU Ternate

  • Sahdia Djafar
  • Muhammad Djunaidi
  • Husen Salahu

Abstract

PT. Nusa Halmahera Minerals merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di sektor pertambangan khususnya penambangan Emas. Dalam aktifitas penambanganya PT. Nusa Halmahera Minerals menggunakan peralatan mekanis sebagai alat penunjang dalam melakukan kegiatan produksi. Alat berat unakan untuk pengangkutan menggunakan alat tipe DT BELL 40D. Keselamatan dan  kesehatan para tenaga kerja yang diharapkan mampu mencapai produktivitas yang tinggi maka perlu diupayakan perlindungan dengan antisipasi bahaya sedini mungkin.  Secara geografis PT. Nusa Halmahera Minerals terletak antara  1° 4' 59"-1° 15' 6" BT  dan 127° 38' 2" -  127° 49' 0" LU yaitu di Desa Tabobo Kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara. Dalam proses kegiatan penambangan pada tambang bawah tanah (Underground Kencana) memiliki potensi kecelakaan yang berbahaya.  Khususnya dalam mengoperasikan dumptruck tentu memiliki potensi kecelakaan. Potensi kecelakaan yang timbulkan antara lain Dari hasil penelitian pada tambang bawah tanah yaitu : Dump Truck terbentur ke dinding tambang, ban Dump Truck kempis akibat tertusuk Mesh, dump truck terbakar pada bawa bak, bak Dump Truck tersangkut di depan portal Underground

References

Bannet N.B dan Rumondong 1995. Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Jakarta. PT. Pustaka binamang pressindo.
Budiarto, Tedy Agung Cahyadi.Industrial Engineeering Conferene , 5 november 2011.Fakultas Teknologi Mineral,UPN Veteran.Yogyakarta Heinrich Mathematical Ratio. Penyebab Kecelakaan Kerja. Desember 2015 http://kumpulansopkeperawatan.blogspot.co.id/2014/05 http/artikel.keselamatan dan kesehatan kerja dipertambangan.com Indri Hapsari dkk. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional vol.8. 2 september 2013 FKM Universitas Indonesia Kampus baru depok GD. Keputusan Menteri No.555.K/26/MP/1995 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dipertambangan Umum. Jakarta : Departemen Pertambangan dan Energi RI. PT. Cipta Kridatama. Manajemen Kelelahan Bagi Operator Alat Unit Alat Berat. 2011. Surakarta Susilowati, dkk. Work-related, Non-work related, and Social Psychology as Causes of HeavyEquipment Operators Fatigue in Coal Mining Industry.Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Silalahi N. B. Bennett dan Silalahi B. Rumondong. 1985. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta. Syukri sahab. 1997. Teknik manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Jakarta Suma’mur.1996. Keselamatan Kerja Dan Pencegahanya. Jakarta. CV. Haji Masaggung Schuler dkk, 1999. Manajemen Sumber Daya Manusia jilid 2, terjemahan. Jakarta : Erlangga Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentangKeselamatan Kerja. Jakarta : Departemen Tenaga Kerja RI. Undang - Undang No. 23/1992. Tentang kesehatan kerja Wignjosoebroto, 2000. Tata Letak Pabrik Dan Pemindahan Bahan. Edisi pertama, cetakan kedua. Penerbit: Guna widya, surabaya
How to Cite
DJAFAR, Sahdia; DJUNAIDI, Muhammad; SALAHU, Husen. STUDY PENERAPAN K3 PADA OPERATOR ALAT BERAT ADT BELL 40D PADA TAMBANG BAWAH TANAH SITE KENCANA DI PT. NUSAHALMAHERA MINERALS KABUPATEN HALMAHERA UTARA. DINTEK, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 15 - 24, dec. 2017. ISSN 2598-8891. Available at: <http://jurnal.ummu.ac.id/index.php/dintek/article/view/49>. Date accessed: 19 nov. 2019.