ALUR PERENCANAAN SISTEM TRAYEK DAN MANAJEMEN PENGANGKUTANSAMPAH DI KELURAHAN GURABATI
Main Article Content
Abstract
Peningkatan jumlah penduduk akan memberikan dampak pada jumlah sampah yang dihasilkan
antara lain sampah plastik, kertas, produk kemasan yang mengandung. Jumlah dan jenis sampah,
sangat tergantung dari gaya hidup dan jenis material yang dipakai semakin meningkat
perekonomian dalam rumah tangga maka semakin bervariasi jumlah sampah yang dihasilkan.
Pemerintah dan lembaga lainnya sebagai motivator dan fasilitator. Pelatihan serta
memperlihatkan contoh – contoh program yang sukses terkait pengelolaan sampah rumah
tangga. Sampah rumah tangga menjadi masalah di Kota Tidore. Dampak sampah yang
bertebaran di laut dan sampah di daratan. Timbulan produksi sampah Kota Tidore setiap hari
untuk masyarakat kota sampai dengan 45 ton dan belum terhitung dengan sampah Urban Fringe.
Dari data Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore sampah yang terangkut yang mengggunakan
armada dan petugas hanya 25 ton. Sisanya belum terangkut, sedangkan belum terhitung dengan
sampah dilaut, dari data yang didapat belum diketahui berapa banyak sampah masuk ke laut. Hal
ini belum teridentifikasi jumlahnya dikarenakan belum ada kajian atau riset pendukung. Urgensi
dari pemberdayaan masyarakat ini adalah belum adanya sistem dan alur yang jelas mengenai
pengelolaan sampah dan pengangkutan sampah di Kota Tidore dan lebih spesifik di empat RW
yang terdapat di Kelurahan Gurabati. Sehingga dampaknya ialah timbulan sampah rumah tangga
yang ada, sebagaian masyarakat lebih memilih membuangnya dilaut ataupun di kali hal ini
dikarenakan armada pengangkutan sampah di Kelurahan Gurabati yang tidak mempunya jadwal
yang tetap serta system pengangkutan yang direncanakan. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah
merencanakan Flow Planning sistem trayek dan manajemen pengangkutan sampah di Kelurahan
Gurabati, agar system pengangkutan yang didesain dengan alur perencanaan trayek
pengangkutan yang jelas sehingga meminimalisir warga membuang sampah dilaut dan dikali.