TRANSFORMASI SOSIAL DAN IDENTITAS BUDAYA O’HONGANA MANYAWA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses transformasi sosial dalam kehidupan masyarakat O'Hongana Manyawa (suku Tugutil) di tengah ancaman polarisasi akibat eksploitasi hutan dan persoalan identitas budaya. Dalam konteks perubahan sosial ini, fenomena tersebut juga mencerminkan pergeseran struktur sosial masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode thick description (deskripsi mendalam).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi sosial telah mengubah fondasi dasar dan pola hubungan sosial di dalam komunitas O'Hongana Manyawa, mengubahnya dari masyarakat yang secara tradisional tertutup menjadi masyarakat yang lebih dinamis. Salah satu karakteristik unik komunitas O'Hongana Manyawa adalah strategi mereka untuk menghindari konflik dengan pihak luar (O'Berera Manyawa) terkait sengketa lahan di hutan Halmahera.
Article Details
Section
How to Cite
References
Benny H. Hoed. (2011). Simiotik Dan Dinamika Sosial Budaya. Jakarta: Komunitas Bambu.
Frederick Houston (2009), Social Transformation from a Cultural Sociology Perspective,Burney press
Cassirer, Ernest.1094, An Essay on Man, An Introduction to Philosophy of Human Culture. New York: University Press,
Lasswell, Harold. 1960. The Structure and Function of Communication in Society,. Urbana: University of Illinois Press
Nurholis, E., Sudarto, S., Budiman, A., & Ramdani, D. (2025). Strategi Adaptasi Sistem Pengetahuan Adat Komunitas Kampung Kuta dalam Menghadapi Tekanan Globalisasi: Studi Kritis Terhadap Ketahanan Budaya dan Konservasi Alam. Jurnal Artefak, 12(1), 237. https://doi.org/10.25157/ja.v12i1.20928