Teknis Pembuatan Nickel Pig Iron (NPI) Bijih Nikel Laterit Menggunakan Blast Furnance Pada PT. Fajar Bhakti Lintas Nusantara

Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

  • Husaen Salahu Dosen Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Wawan A.K Conoras Dosen Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Keywords: Blast Furnace, Nickel Pig Iron, Mass Balances, Heat Balances

Abstract

Salah satu proses peleburan bijih nikel pada smelter adalah produksi nikel pig iron dari bahan baku ore nikel. Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan bahan baku yang dibutuhkan dalam pembuatan sinter bijih nikel, dan jumlah produk nickel pig iron yang dihasilkan dengan menggunakan blast furnance dan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi lieratur dan dukumentasi lapangan dan pengolahan data yang diperoleh dari blast furnance, analisis mass balances dan heat balances untuk mengetahui bahan baku yang digunakan dan produk yang dihasilkan dalam pembuatan nickel pig iron menggunakan blast furnance serta kapasitas panas (Cp) yang dihasilkan untuk pembuatan NPI.Dari hasil analisis mass balances bahan baku yang digunakan dalam pembuatan Nickel pig ironi pada blast furnace terdiri dari sinter bijih sebesar  14.861,50 ton, 5.278,50 ton kokas, 1.737,60 ton O2 sinter,  dan 5.122,00 ton O2 blower maka total raw material input sebesar 27.089,00. Sedangkan output produk yang dihasilkan meliputi, 977,80 ton uap air, 501,70 tonVm, 4.778,50 ton gas CO2, 6.080,75 ton gas CO, 205,60 ton debu, 2.808,15 ton NPI, 11.737,10 ton slag. Sedangkan analisis heat balance pada entalpi pembentukan standar 298o terdiri dari reaksi antara Nikel Oksida, dan Carbon monoxsida bereaksi menjadi nikel dan karbondioksida  (-774,6 kJ). Reaksi antara iron (III) oxide dengan carbon monoxide beraksi menjadi iron (II,III) oxide dengan carbon dioxide (-5213,4 kJ), reaksi antara iron (II,III) oxide dengan carbon dioxide bereaksi menjadi iron oxide dan carbon dioxide (-2438,4 kJ), dan reaksi antara iron oxide dengan carbon dioxide (-776 kJ).Total raw material yang digunakan dalam pembuatan NPI sebesar 27.089,00 ton dan total output yang dihasilkan sebesar 27.089,00 ton serta nickel pig iron yang dihasilkan sebesar 2.808,15 ton.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim, “Laporan Akhir Studi Kelayakan Pembangunan Blas Furnace Untuk Melebur Bjih Nikel Kapasitas 24 x 2.250 ton FeNi Per Bulan” Pulau Gebe
Anonim, 2014 “Metallurgical Balance, Overview of 2-Produck and 3-product Formulas”
Astuti, W., Zulhan, Z., Shofi, A., Isnugroho, K., Nurjaman, F., & Prasetyo, E. (2012). Pembuatan nickel pig iron (NPI) dari bijih nikel laterit Indonesia menggunakan mini blast furnace. In Seminar Insentif Riset SINas. Jakarta: Asdep Relevansi Program Riptek, p. MT66-MT71. Available at: http://biofarmaka. ipb. ac. id/biofarmaka/2013/PIRS.
Ghasem, N., & Henda, R. (2014). Principles of chemical engineering processes: material and energy balances. CRC Press., Francis.
Gupta, C. K. (2003). Chemical metallurgy. Principles and practice. Chiranjib Kumar GuptaCopyright © 2003 WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA, WeinheimISBN: 3-527-30376-6
Herianto, E., & Binudi, R. (2017). KUPOLA UDARA PANAS UNTUK MEMPRODUKSI NPI (NICKEL PIG IRON) DARI BIJIH NIKEL LATERIT [Hot Blast Cupola to Produce Nickel Pig Iron (NPI) of Nickel Laterite Ore]. Metalurgi, 28(2), 121-130.
Himmelblau, D. M., & Riggs, J. B. (2012). Basic principles and calculations in chemical engineering. FT press.
Iskandar, Mohamad A, 2008 “Aplikasi Visual Basic dalam Penentuan Kadar Komposit Endapan Nikel Laterit (Studi Kasus Endapan Nikel Laterit Pulau Pakal, Halmahera Timur, Maluku Utara” Tugas Akhir, Program Studi Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknolgi bandung.
Jamali, Adil., 2013, “Perancangan Profil Tanur Tiup” Jurnal Pusat Penelitian Metalurgi LIPI, Tanggerang.
Pramusanto, P., & Widayati, S. (2019). Studi Terhadap Rencana Teknis dan Keekonomian Produksi Sponge Feronikel dari Bijih Nikel Laterit.
Prasetyo, A. B., & Prasetyo, P. (2015). Peningkatan kadar nikel (Ni) dan besi (Fe) dari bijih nikel laterit kadar rendah jenis saprolit untuk bahan baku nickel containing pig iron (NCPI/NPI). Metalurgi, 26(3), 123-130.
Rochani, S., & Saleh, N. (2013). Teknologi Pengolahan dan Pemurnian Nikel. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, 11, 1-9.
Salahu, H., Conaras, W. A., & La Ace, R. (2019). Analisis Proses Kalsinasi Bijih Nikel Laterit Menggunakan Tanur Reduksi di PT. Megah Surya Pertiwi Desa Kawasi Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. JTU-Jurnal Tambang Umum, 2(1), 8-18.
Setiawan, I. (2016). Pengolahan nikel laterit secara pirometalurgi: kini dan penelitian kedepan. Prosiding Semnastek.
Zulhan, Z., Yusuf, Y. A. S., Solichin, W. A., Sibarani, D., Nugok, M. D. R., & RA, I. B. (2012). Permodelan Proses Pembuatan Nickel Pig Iron (NPI) dengan Blast Furnace Untuk Menentukan Kebutuhan Kokas, Komposisi Produk dan Terak Serta Kapasitas Pabrik sebagai fungsi Kandungan Nikel dalam Bijih dan Volume Blast Furnace.
Published
2021-03-01
How to Cite
Salahu, H., & A.K Conoras, W. (2021). Teknis Pembuatan Nickel Pig Iron (NPI) Bijih Nikel Laterit Menggunakan Blast Furnance Pada PT. Fajar Bhakti Lintas Nusantara. DINTEK, 14(1), 88 - 96. Retrieved from https://jurnal.ummu.ac.id/index.php/dintek/article/view/746