GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBESI DI KELURAHAN SASA TERNATE SELATAN TAHUN 2018

Gizi ; Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

  • Irfan Yusuf ¹ Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Diah Merdekawati Surasno² Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Andiani 3 Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Keywords: Pengetahuan Ibu dan Status Gizi.

Abstract

Pendahuluan Status Gizi Balita merupakan salah satu indikator yang menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat karena anak usia dibawah lima tahun merupakan kelompok yang rentan terhadap kesehatan dan gizi. Tujuan untuk mengetahui  Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Status gGizi  pada Anak Balita  Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi,Kelurahan Sasa  Ternate Selatan tahun 2017. Jenis peneliian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, serta populasi dalam penelitian ini adalah balita yang berusia 12-59 bulan yang berda di Kelurahan Sasa  Ternate Selatan tahun 2017- 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  balita  yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi, Kelurahan Sasa Ternate Selatan. Dengan jumlah balita 271 anak. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah  balita yang  usia 12-59 bulan yang berada di Lokasi penelitian yaitu di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi, di Kelurahan Sasa  Ternate Selatan tahun 2017 adalah 271 balita, dengan metode pengambilan sampel secara simple random sampling. Sampel diambil dengan menggunakan rumus sampel sebagai berikut : jadi pada perhitungan di atas diketahui sampel adalah 73 balita.Data yang dikumpulkan dengan cara wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan kuisioner. Setelah data dikumpul maka dilakukan analisis kemudian data penelitian dapat disajikan secara deskriptif, kemudian disajikan bentuk dalam tabel-tabel dan narasikan untuk memperjelaskan. Berdasarkan hasil penelitian dapat memberikan saran atau masukan Bagi ibu yang memiliki anak balita agar segerah memeriksakan status gizi anaknya serta memberikan makan yang bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan atau kesehatan anaknya. Diharapkan kepada instansi terkait terutama pihak puskesmas yang menangani bidang gizi masyarakat agar dapat informasikan atau penyuluhan kepada ibu yang mempunyai anak balita tentang status gizi guna perbaiki status gizi balita.

References

Agria, I., Sari, R.N., Ircham., 2018. Gizi Reproduksi, Cetakan Kedua, Penerbit Fitramaya, Yogyakarta. Azwar, Azrul. 1996. Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan (Jakarta:pustaka sinar harapan) Ado Wikepedia, pekerjaan, http//www, blogspot com. Pekerjaan 2018. Di akses pada 23 September 2018 Amy Prahesti. 2018. Hubungan Pola Asuh Gizi dengan Gangguan Pertumbuhan (Growth Faltering) pada Anak Usia 0- 12 Bulan di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Skirpsi S-1. Universitas Diponegoro. Budi Santoso, Definisi pekerjaan, yogyakarta: 2018. http: //inisantoso. Wordpress.com/2012/09/25/defefinisi, -pekerjaan/. Di akses pada 23 September 2018 Bakhtiar, Amsal., 2012. Filsafat Ilmu, Cetakan Kesebelas, Penerbit PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. Depkes RI. 2004. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 128/MENKES/SK/II/2004 ttg Kebijakan
39
Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta Departemen Pendidikan Nasional RI. Pendidikan. Jakarta :2018 Engle, P.L., P. Menon, and L. Haddad. (1997). Care and Nutrition; Concept and Measurement. International Food Policy Research Institute. Effendy, Onong Uchjana. 1998. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung PT. Remaja Rosda Karya Gondwe Rabecca. ( 1999). Diarrhel disease, Prevention and Menagemend, http// dcc2. bumc.edu/1H887/presentation98/diarr hel/ Helmi, R. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Margoroto Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Kesehatan, IV (April), 233–242. Irianto kus, Kusno Waluyo. 2018. Gizi dan Pola Hidup Sehat. Bandung : Yrama Widya Komsatiningrum.2018. Hubungan Antara Tingkat pengetahuan Gizi Ibu dan Pendapatan Keluarga dengan Pola Komsumsi Pangan Balita di Desa Meger Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten.Skripsi.FT-UNS.Semarang Mulyanto, Analisis Pendapatan Keluarga, PT Gramedi; Jakarta : 2018 Meikawati, Hersoelistyorini., 2007. Hubungan Karakteristik Ibu Dan Tingkat Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Kasus Gizi Buruk Pada Balita, http://jurnal.unimus.ac.id, Sabtu 5 juni 2018. Mubarak, W. I., 2012. Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan, Salemba Medika, Jakarta. Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Nadimin, S. Ayu, D. 2009. Pengaruh Program Gizi Sekolah Dalam Meningkatkan Perilaku Sehat. Media Gizi Pangan. Volume 8. Halaman7
Notoadmodjo, Soekidjo., 2018. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Cetakan Pertama. Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta. Notoatmodjo, Soekidjo, Ilmu Kesehatan Masyarakat :Prinsip-Prinsp Dasar, Rineka Cipta, Jakarta. Proverawati., A, Wati., 2011. Ilmu Gizi Untuk Keperawatan dan Gizi Kesehatan, Cetakan Kedua, Penerbit Muha Medika, Yogyakarta. Pudjiadi S, 2005. Ilmu Gizi Khusus Pada Anak. Balai Penerbit FKUI. Jakarta Pudjiadi, S. (2001) Ilmu Gizi Klinis pad a Anak, Jakarta:Fakultas kedokteranUniversitas Indonesia. Patodo, S. (2012), Faktor berhubungan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wawonasa Kota Manado, UNSRAT, Manado. Rahim, F. K. (2014). Faktor Resiko Underweight Balita Umur 7-59Bulan. Jurnal Keshatan Masyarakat, 9(02), 115–121. Reksodikusumo, dkk. 1989. Penilaian Status Gizi Secara Antropometri. Akademik Gizi. Depkes RI, Jakarta Rasifa, 2006 Hubungan Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks Tinggi Badan Menurut Umur di Wilayah Kerja Puskesmas Beto Ambari, Kec. Betoambari Kota Bau-bau Tahun 2018 Riskesdas Status Gizi ,htt://www.Riskesdas dounwlond 2013/Maluku Utara, com// html di akses pada tanggal 22 semptember 2018 Riskesdas, Status Gizi, Nasional dan Propinsi 2010 dan 2013 htt://www.dingkes.jabarprov.go.id/ass ets/data/menu/Hasil_Riskesdas_2012 _Nasional.pdf Di akses 23 september 2018 Rahim, F. K. (2014). Faktor Resiko Underweight Balita Umur 7-59 Bulan. Jurnal KeshatanMasyarakat, 9(02), 115–121. Riskesdas. (2013b). RISET KESEHATAN DASAR 2017
40
Supariasa, dkk. 2002. “Penilaian Status Gizi”. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. Supariasa,D. N., Bakri, B., Fajar, I., 2008. Penilaian Status Gizi, Cetakan Pertama, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta. Salam., 2009. Pengantar Filsafat, Cetakan Kedelapan. Penerbit PT Bumi Aksara, Jakarta. Suhardjo. 1986. Pangan, Gizi, dan Pertanian. Universitas Indonesia. Jakarta Supariasa. 2017. Pendidikan & Konsultasi Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Saputra, W., & Nurizka, R. H. (2013). Pengaruh Faktor Demografi Terhadap Resiko Gizi Buruk Pada Tiga
Komunitas DiSumatera Barat. PrakarsaResearch Paper, (August). Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional Sunar, D.P. (2009). Buku Pintar ASI Eksklusif. Jogyakarta : Diva Press. UNICEF. (1998). The State of The World’s Children. New York. Division of Communication UNICEF. United Nation. (2013). The Millennium Development Goals Report 2017. UNICEF. (1998) The State of The World Children. New York : Oxford University Press Wijono, D, 1999. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan, Airlangga University Press, Surabaya (PIK-KKR) DI Madrasah Aliyah Al
Published
2018-08-01