PEMODELAN DAN ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL LATERIT SITE PULAU PAKAL PT. ANTAM (PERSERO) TBK UBP NICKEL MALUKU UTARA MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT DAN ORDINARY KRIGING

Wawan AK Conoras, Mardiman Tabaika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Ternate Email: wawanmine01@gmail.com

  • Wawan AK Conoras * Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Mardiman Tabaika ** Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Abstract

ABSTRAK


Pemodelan dan estimasi Sumberdaya nikel laterit bertujuan untuk mengetahui penyebaran sumberdaya yang ditampilkan dalam bentuk blok model serta mengetahui hasil estimasi nikel laterit yang akurat dan komersial dari suatu endapan. Hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya memprsentasikan bentuk dan penyebaran dari endapan mineral sehingga memudahkan dalam melakukan penambangan serta dapat memperkirakan batas-batas penambangan berdasarkan hasil pemodelan dan estimasi sumberdaya. Data yang digunakan dalam pemodelan dan estimasi sumberdaya nikel laterit terdiri dari data bor hasil eksplorasi, koordinat bor, dan klasifikasi kadar eksplorasi. Metoda Pengolahan dan analisa data menggunakan pemodelan dan Metode estimasi sumberdaya nikel laterit menggunakan pendekatan metode Inverse Distance Weight (IDW) dan Ordinary kriging dengan ukuran grid terbesar 25 M³ dan model ukuran blok 25 M x 25 M tebal blok 3 M dan ukuran blok terkecil 12,5 M x 12, 5 M tebal block terkecil 1.5.  Hasil estimasi Sumberdaya Ni metode Inverse Distance Weight (IDW) dengan total tonase sebesar 1,221,090 ton kadar Ni 1.96, kadar Fe 15.91, dan Total hasil estimasi metode Ordinary kriging1,604,063 dengan kadar Ni 1.52 dan kadar Fe 20.01 ton. Berdasarkan hasil estimasi, dilakukan perbandingan kedua metode terhadap data bor eksplorasi (data Komposit kadar Ni). Dari grafik  hasil perbandingan terlihat pola grafik kadar kadar Ni yang lebih cenderung mengikuti pola grafik kadar data bor eksplorasi/ data komposit Ni adalah pola grafik data dari metode Ordinary kriging dibandingkan pada metode Inverse Distance Weight

References

DAFTAR PUSTAKA

Amstrong, M., 1998 Besic Linear Geostatistik. Springer
Bold, J.r., 1967. The Winning Of Nickel. Princenton, New Jersei D. Van Nostard Co. Inc
David, M. 1997 Geostatistik Ore Reserve Estimation. Developmen in Geomatematik 2. Amsterdam oxford New York: Elsevier Sientific Publishing Company.
Darijanto, Totok. 1986. “Pengaruh morfologi terhadap pembentukan dan penyebaran nikel lateritik”.
EN-EU IFRS 6 (Interntional Financial Reporting Standar 6) Exploration for and Evaluation of Mineral Resources.
Journel G, 1963 And Huijbreghs, J.1978 Mining Geostatistic London Academik Pres.
KCMI, 2011 Kode Pelaporan Hasil Eksplorasi Sumberdaya Mineral dan Cadangan Bijih Indonesia.
Marlundu, Patar 2011: Geologi And Miing Proces In Laterit Nickel Deposite PT. At PT. Antam Persero UBP Nickel North Maluku East Halmahera
Materon G., 1963. Priciple Of Geostatistikn Economi Geologi, Vol.58, pp.1246 – 1266
Pramono, GH, 2008, Akurasi Metode IDW dan Kiriging Untuk Interpolasi Sembaran Nikel Laterit.
Rafiq Rafsanjani Muh., Jamaludin, Bakri Hasbi 2016. Estimasi Sumberdaya Nikel Latereit Dengan Menggunakan Metode IDW “ Jurnal Geomin, Vol 04, No 1: April 2016.
Sinclair, A.J., dan Blackwell, G.H., 2005. Applied Mineral Inventory Estimation. Cambridge University Press.
SNI No. 4726-2011 “Pelaporan sumberdaya dan cadangan mineral”. Badan Standar Nasional Indonesia.
SNI. 1998. “Klasifikasi Cadangan dan Sumberdaya Mineral”. Badan Standar Nasional.
T. Apandi dan D. Sudana, 1980, “Peta Geologi Lembar Ternate, Maluku Utara”. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
Published
2019-03-01
How to Cite
CONORAS *, Wawan AK; TABAIKA **, Mardiman. PEMODELAN DAN ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL LATERIT SITE PULAU PAKAL PT. ANTAM (PERSERO) TBK UBP NICKEL MALUKU UTARA MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHT DAN ORDINARY KRIGING. DINTEK, [S.l.], v. 12, n. 1, p. 19-28, mar. 2019. ISSN 2598-8891. Available at: <http://jurnal.ummu.ac.id/index.php/dintek/article/view/178>. Date accessed: 21 oct. 2019.