Livelihood assets:

A livelihood strategy for small fishers and fisherman laborers in Ternate City

  • Fajria Dewi Salim Universitas Khairun
  • Sri Endah Widyanti Universitas Khairun
Keywords: Modal nafkah, nelayan kecil, buruh nelayan, perubahan iklim, Kota Ternate

Abstract

This study aims to describe living capital used by small fishermen households and fishing workers in Ternate City. The study results indicate that there are various ways that both small fishermen and fishing laborers use their livelihood strategies through their livelihood capital. In fishermen's labor households, the highest utilization of livelihood capital includes natural capital in the high category, namely 50%, human capital in the medium category (87.50%), physical capital in the medium category (56.50%), financial capital in the medium category (68, 50%). 75%), and low category social capital (87.50%). While for small fishers, natural capital is in the high category (71.91%), human capital is in the medium category (62.92%), physical capital is in the medium category (84.27%), financial capital is in the medium category (65.17%), and financial capital is in the medium category low social category (70.79%). It can be concluded that the use of livelihood capital for both fishermen and small fishers is moderate primarily. In contrast, the high utilization of natural capital indicates that fishers and small fishermen have high access to fishery resources and continue to go to the sea despite extreme weather or climate conditions.

Author Biographies

Fajria Dewi Salim, Universitas Khairun

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun, Ternate-Indonesia

Sri Endah Widyanti, Universitas Khairun

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun, Ternate-Indonesia

References

Amrifo, V. (2016). Keberlanjutan dan Kerentanan Penghidupan Berbasisis Kearifan Lokal: Belajar Dari Ekonomi Menongkah di Pesisir Indragiri Hilir. Prosiding Seminar Nasional “Pelestarian Lingkungan & Mitigasi Bencana,” 418–427. https://repository.unri.ac.id/handle/123456789/8450.

Anugerah, T., Dharmawan, A. H., & Agusta, I. (2021). Dampak Penambangan Timah Laut Terhadap Sumber Penghidupan Rumahtangga Nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti. BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 7(1), 112–125. https://doi.org/10.31292/bhumi.v7i1.480.

Anwar, S. A. (2013). Strategi nafkah (livelihood) masyarakat pesisir berbasis modal sosial. SOCIUS: Jurnal Sosiologi. https://journal.unhas.ac.id/index.php/socius/article/view/390.

Azzahra, F., & Dharmawan, A. H. (2015). Pengaruh Livelihood Assets Terhadap Resiliensi Nafkah Rumahtangga Petani Pada Saat Banjir di Desa Sukabakti kecamatan Tambelang kabupaten Bekasi. Solidarity: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 03(01), 1–9.

Dharmawan, A. H., Prasetyo, L. B., Nasdian, F. T., Rahmadian, F., Azzahra, F., Fitria, D., & Febriani, I. (2016). Pengendalian Emisi Karbon Dan Perubahan Struktur Nafkah Rumah Tangga Petani: Analisis Sosiologi Nafkah. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(1), 103–114. https://doi.org/10.22500/sodality.v4i1.14411.

Ellis, F. (2008). The Determinants of Rural Livelihood Diversification in Developing Countries. Journal of Agricultural Economics, 51(2), 289–302. https://doi.org/10.1111/j.1477-9552.2000.tb01229.x.

Fatimah, N. (2021). Dampak Zonasi Taman Nasional Kepulauan Seribu Terhadap Strategi Nafkah Nelayan. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 5(1), 42–63. https://doi.org/10.29244/jskpm.v5i1.795.

Febrianti, T. (2016). Strategi Penghidupan Nelayan Bertahan Dari Kemiskinan di Wilayah Pesisir (Kasus di Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat). Jurnal Agribisnis Terpadu, 9(1), 1–11. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33512/jat.v9i1.1122.

Gajimu.com. (2021). UMP Maluku utara 2021. Gajimu.Com. https://gajimu.com/garmen/gaji-pekerja-garmen/gaji-minimum/ump-maluku-utara.

Ichi, M. (2020). Maluku Utara Terdampak Krisis Iklim. Mongabay. https://www.mongabay.co.id/2020/05/15/maluku-utara-terdampak-krisis-iklim/.

Indah, K. S. (2019). Analisis Dampak Perubahan Iklim Terhadap Pendapatan Nelayan di Desa Tanjung Kabupaten Lombok Utara [repository.ummat.ac.id]. https://repository.ummat.ac.id/327/.

Juliani, S., Kusai, K., & Warningsih, T. (2021). Status Aset Penghidupan Nelayan Desa Igal Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 29–38. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v16i1.8368 29.

Marfi, W. O. E. (2019). Analisis Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Pada Pemanfaatan Kawasan Wisata Alam Maleura. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 12(2), 331–339. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.2.331-339.

Pambudi, P. A., & Utomo, S. W. (2020). Pendekatan Eko-Habitat Sebagai Strategi untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pertanian. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 10(2), 157–170. https://doi.org/10.22212/jekp.v10i2.1366.

Pontoh, O. (2010). Identifikasi dan Analisis Modal Sosial Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Gangga Dua Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal perikanan dan kelautan tropis, 6(3), 125. https://doi.org/10.35800/jpkt.6.3.2010.156.

Prastiwi, H., & Sihaloho, M. (2020). Pengaruh Konversi Lahan terhadap Strategi Pemanfaatan Modal Nafkah Rumah Tangga Buruh Tani [Institut Pertanian Bogor]. In Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] (Vol. 4, Issue 3). https://doi.org/10.29244/jskpm.4.3.407-420.

Purnamasari, D. (2015). Struktur, strategi, dan resiliensi nafkah rumahtangga nelayan di pesisir selatan Jawa [Institut Pertanian Bogor].

Setiawan, H. (2016). Strategi coping masyarakat pulau kecil dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS 2016 Upaya Pengurangan Risiko Bencana Terkait Perubahan Iklim, 288–298. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/handle/11617/8568.

Setyawan, L., & Satria, A. (2017). Hubungan Pengembangan Wisata dengan Strategi Nafkah dan Taraf Hidup Rumah Tangga Nelayan Desa Karimunjawa. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 1(2), 167–182. https://doi.org/10.29244/jskpm.1.2.167-182.

Subair, S., Kolopaking, L. M., Adiwibowo, S., & Pranowo, M. B. (2015). Resiliensi Komunitas Dalam Merespon Perubahan Iklim Melalui Strategi Nafkah (Studi Kasus Desa Nelayan di Pulau Ambon Maluku). In Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (Vol. 9, Issue 1, p. 77). Agency for Marine and Fisheries Research and Development. https://doi.org/10.15578/jsekp.v9i1.1186.

Sudiyono. (2016). Strategi Adaptasi Nelayan Desa Tanjung Berakit dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 18(2), 263–281. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jmb.v18i2.415.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Published
2021-11-17
How to Cite
Salim, F., & Widyanti, S. (2021). Livelihood assets:. JURNAL AGRIKAN (Agribisnis Perikanan), 14(2), 574-584. https://doi.org/10.52046/agrikan.v14i2.870