The Proximate Content of Mackerel Fish (Scomberomorus commerson) with Different Drying Methods

  • Deden Yusman Maulid Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
  • Ronald Septiawan Putra Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
  • Nusaibah Nusaibah Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
  • Satriya Abrian Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
  • Widya Pangestika Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
  • Kusuma Arumsari Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
  • Endah Yuniarti Universitas Padjadjaran
Keywords: Proximate content, Mackerel fish chips, mackerel, Natural dried

Abstract

Fish skin is one of kind by-products of the fillet industry and the fish processing industry. Mackerel skin has not been used optimally, although it has good economic potential and has high nutritional content. This study aims to obtain the best drying method based on the proximate content produced in mackerel fish skin chips. The drying method used are natural drying using sun dried and artificial drying method using oven dried. The parameter observed was the proximate content of mackerel chips. The proximate content was obtained using the AOAC(2005) method. The results of the proximate test on mackerel skin chips with oven drying method are: the value of water content 12.85%, ash content of 16.12%, fat content of 17.74%. Carbohydrates 24,00%, Protein content 28,91%. While the proximate value using the sun drying method contains 9.21% moisture, 6.73% ash content, 17.74% fat content, 40.66% carbohydrates, and 29.95% protein content. The best drying method is obtained by sun dried method because it gives the smallest moisture (9.21%) and the highest protein content (29.95%).

Author Biographies

Ronald Septiawan Putra, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Program Studi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Pangandaran, Indonesia

Nusaibah Nusaibah, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Program Studi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Pangandaran, Indonesia

Satriya Abrian, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Program Studi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Pangandaran, Indonesia

Widya Pangestika, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Program Studi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Pangandaran, Indonesia

Kusuma Arumsari, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Program Studi Pengolahan Hasil Laut, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Pangandaran, Indonesia

Endah Yuniarti, Universitas Padjadjaran

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Pangandaran, Indonesia

References

Adnan. 1982. Handbook of Industrial Drying . Marcel Dekker, Inc : New York.

Agustin A. 2012. Penggunaan bakteri proteolitik dari limbah industri tuna sebagai agensia bating pada proses penyamakan kulit ikan tuna [disertasi]. Yogyakarta (ID): Universitas Gadjah Mada.

Anwar, S. A., dan Solechan. 2014. Analisa Karakteristik dan Sifat Mekanik Scaffold Rekonstruksi Mandibula dari Material Bhipasis Calsium Phosphate dengan Penguat Cangkang Kerang Srimping dan Gelatin Menggunakan Metode Functionally Graded Material. Prosiding SNATIF.1: 137-144.

Aryati, E. dan A. W. S. Dharmayanti. 2014. Manfaat Ikan Teri Segar (Stolephorus sp.) Terhadap Pertumbuhan Tulang dan Gigi. ODONTO Dental Journal. 1(2): 52-56.

Binsi PK, Shamasundar BA, Dileep AO, Badii F, Howell NK. 2009. Rheological and functional properties of gelatin from the skin of Bigeye snapper (Priacanthus hamrur) fish : Influence of gelatin on the gel-forming ability of fish mince. Food Hydrocol 23: 132-145.

Choi SS, Regenstein JM. 2000. Physicochemical and sensory characteristics of fish gelatin. Journal of Food Science. 65(2): 194-199.

Hermanto F.1998. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Junianto, Haetami, Maulina. 2006. Produksi gelatin dari tulang ikan dan pemanfaatannya sebagai bahan dasar pembuatan cangkang kapsul. Bandung (ID): Universitas Padjadjaran.

Keripik kulit: SNI No. 01-4308-1996 . Pengarang, : DSN. Penerbit, : Jakarta:DSN, , 1996. Kode panggil, : 664.8 Dew k. No. Induk Buku, : Jumlah Dok. : 1 eksp.

Kusnandar,F. 2010. Kimia Pangan Komponen Makro, Dian Rakyat:Jakarta.

Purwaningsih, Sri. 2010. Kandungan Proksimat Ikan Tenggiri (Scomberomorus commerson) selama Transportasi. Bogor Agriculture University. Dramaga-Bogor.

Ramdany,G., I.Kusumaningrum, dan B.F.Pamungkas. 2014. Karakteristik Kimiawi Kerupuk Tulang Ikan Belida. Jurnal ilmu perikanan tropis Vol. 19, No.2, April 2014.

Susandi, F, Sari M, Putri, Jumsurizal. 2019. Pengaruh metode pengeringan terhadap karakteristik fisikokimia ikan pari (Dasyatis sp) kering selama penyimpanan suhu ruang. Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Winarno dan Betty. 1980. Bahan Pangan. Kerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pangan. IPB. Bogor. 148 Halaman.

Winarno, D Fardiaz, M Sjachri, dan R Anshori. 1973. Kimia Organik II. Fateta IPB. Bogor.
Published
2021-11-06
How to Cite
Maulid, D., Putra, R., Nusaibah, N., Abrian, S., Pangestika, W., Arumsari, K., & Yuniarti, E. (2021). The Proximate Content of Mackerel Fish (Scomberomorus commerson) with Different Drying Methods. JURNAL AGRIKAN (Agribisnis Perikanan), 14(2), 445-451. https://doi.org/10.52046/agrikan.v14i2.851