Strategi Promosi Kesehatan Dalam Upaya Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba Oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara Tahun 2019

  • Ramli Ramli Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Namira Namira Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Agustin Rahayu Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Keywords: Strategi, Promosi, Kesehatan, Rehabilitasi, Narkoba

Abstract

Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 mengamanahkan dilakukannya proses wajib lapor pecandu narkotika ke Puskesmas, Rumah Sakit, atau lembaga rehabilitasi medis dan lembaga rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan. Pelaksanaan proses wajib lapor memerlukan koordinasi antara instansi-instansi yang terkait dengan dukungan dari masyarakat sehingga dapat mencapai hasil yang optimal (BNN RI, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait Advokasi, Kemitaraan dan Pemberdayaan dalam Upaya Rehabilitasi Penyelahgunaan Narkoba di BNNP Maluku Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, penentuan informan dilakukan dengan tehnik purposive sampling dan jumlah informan sebanyak 4 orang dengan rincian 2 informan pegawai BNNP Maluku Utara dan 2 informan pegawai Lapas Kelas IIA Ternate. Berdasarkan hasil penelitian terkait Advokasi adanya dukungan dari berbagai pihak, diantaranya : Lapas Kelas IIA Ternate, Puskesmas Kalumata, RSUD Dr. Hasan Boesoirie, Klinik Pratama, LSM Rorano, dan lain-lain. Bentuk Kemitraan BNNP Malut dirumuskan dalam surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar institusi, diantaranya : Perjanjian Kerjasama antara Bidang Rehabilitasi BNNP Maluku Utara dengan Lapas Kelas IIA Ternate tentang dukungan layanan Rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan Narkoba, Perjanjian Kerjasama dengan Puskesmas Kalumata tentang dukungan Pelayanan Rehabilitasi bagi pecandu dan korban Penyalahgunaan Narkotika pada fasilitas pemerintah. Adapun kegiatan Pemberdayaan melakukan penyuluhan dan pelatihan untuk memotivasi klien agar mengikuti layanan program rehabilitasi dan mengasah ketrampilan yang dimiliki klien sesuai bakat dan minat. Kendala yang ditemukan  kurangnya pengguna melapor diri secara sukarela,  sumber daya terbatas dan kurangnya sarana prasarana pendukung lainnya. Disarankan kepada Bidang Rehabilitasi BNNP Maluku Utara agar selalu melakukan penyuluhan dan memotivasi pengguna sehingga mereka secara sukarela melakukan rehabilitasi narkoba, menyediakan rumah damping, dan alat transportasi seperti bus dan speed boat.

References

Badan Narkotika Nasional RI, 2009. Himpunan Peraturan Perundng-Undangan Narkotika, Psikotropika Beserta Konvensi PBB yang Mengaturnya. Jakarta.

Badan Narkotika Nasional RI, 2014. Modul Asesmen dan Rencana Terapi Gangguan Penggunaan Narkotika. Jakarta: Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah Deputi Bidang Rehabilitasi BNN.

Badan Narkotika Nasional RI, 2015. Standar Pelayanan Pascarehabilitasi. Jakarta: Direktorat Pascarehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi.

Badan Narkotika Nasional RI. Profil BNN. https://bnn.go.id/profil diakses 16 September 2019

Badan Narkotika Nasional Provinsi Malut. Profil BNNP Maluku Utara Tahun 2018. Ternate Provinsi Maluku Utara.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Malut, 2018. Surat Perjanjian Kerjasama antara Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Maluku Utara dengan Puskesmas Kalumata. Ternate Provinsi Maluku Utara.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Malut, 2019. Surat Perjanjian Kerjasama antara Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate. Ternate.

Departemen Kesehatan, 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika http://e-pharm.depkes.go.id/front/pdf/UU352009.pdf.

Kementerian Kesehatan RI, 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, 2011. Peraturan Pemerintah RI Nomor 25 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. http://www.hukumonline.com/pusatdata/downloadfile/It4e783f16433f6/parent/It4e783ec377207 Diakses 26 Agustus 2019.

Moleong, Lexy J, 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Ilmu Perilku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Rama Nur Kurniawan. K, Strategi Promosi Kesehatan Terhadap Upaya Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba di Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo. Jurnal Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (Januari, 2018) 21-24 Volume 1; Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu.

Sadly, Hasan, 2000. Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Saryono, 2008. Metodologi Penelitian Kesehatan, Penuntun Praktis bagi Pemula. Yogyakarta: Mitia Medika .

Sugiyono, 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Jakarta: Alfabeta.
Published
2020-01-14
Section
Articles